polewali– Siswa dan guru SD Inpres 12/79 Polewali, Kabupaten Bone, mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan berbagai kegiatan religius yang bermanfaat. Pihak sekolah mewajibkan seluruh murid untuk melaksanakan ibadah salat Dhuha berjamaah setiap pagi sebelum memulai jam pelajaran. Oleh karena itu, suasana sekolah kini terasa lebih religius dan tenang selama bulan penuh berkah ini berlangsung.
Kepala sekolah memantau langsung jalannya ibadah yang berlangsung di halaman serta musala sekolah tersebut. Hasilnya, para siswa tampak sangat antusias mengikuti setiap rangkaian ibadah meskipun mereka sedang menjalankan ibadah puasa.
Membentuk Karakter Siswa Melalui Praktik Ibadah
Pihak sekolah menekankan pentingnya pembentukan karakter religius melalui praktik ibadah secara langsung sejak dini. Selain itu, guru-guru juga memberikan ceramah singkat mengenai keutamaan bulan Ramadan setelah pelaksanaan salat Dhuha selesai. Dengan demikian, para siswa tidak hanya menjalankan ibadah secara fisik, tetapi juga memahami makna spiritual yang terkandung di dalamnya.
Para guru mengatur jadwal secara bergilir agar seluruh kelas mendapatkan kesempatan beribadah di barisan paling depan. Oleh sebab itu, kedisiplinan siswa dalam menjaga kebersihan diri dan kerapian saf menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Langkah ini bertujuan agar nilai-nilai kejujuran dan ketakwaan tertanam kuat dalam sanubari setiap peserta didik.
“Kami ingin memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempertebal iman anak-anak didik kami secara nyata. Sebab, kebiasaan baik yang kita mulai sejak kecil akan menjadi fondasi kuat bagi masa depan mereka,” ujar salah satu guru di SD Inpres 12/79 Polewali.
Baca Juga:Warga Wonomulyo Resah Aksi Pemuda Bersenjata Tajam
Dukungan Penuh dari Orang Tua Murid
Orang tua murid memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kebijakan sekolah yang mengedepankan nilai-masing keagamaan. Bahkan, banyak orang tua yang sengaja membekali anak-anak mereka dengan perlengkapan salat yang bersih agar lebih nyaman saat beribadah. Oleh karena itu, sinergi antara lingkungan rumah dan sekolah menjadi kunci suksesnya program Ramadan tahun ini.
Selain salat Dhuha, pihak sekolah juga mengadakan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama pada jam istirahat sekolah. Dengan begitu, waktu luang siswa terisi dengan hal-hal positif yang menjauhkan mereka dari aktivitas bermain yang kurang bermanfaat. Lingkungan sekolah yang kondusif ini sangat membantu perkembangan mental dan spiritual anak-anak didik.
Harapan bagi Generasi Masa Depan
Pada akhirnya, kegiatan rutin salat Dhuha ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang memiliki akhlakul karimah. Hasilnya, SD Inpres 12/79 Polewali tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam pendidikan religi. Pada akhirnya, Kabupaten Bone akan memiliki bibit-bibit pemimpin masa depan yang cerdas serta taat beribadah.
Pihak sekolah berjanji akan terus melanjutkan kebiasaan baik ini meskipun bulan Ramadan telah berakhir nanti. Sebab, konsistensi dalam menjalankan ibadah merupakan kunci utama dalam meraih keberhasilan hidup di masa mendatang.
