Mobil pengisi ATM Bank BUMN terbakar di Polewali Mandar pada Senin pagi (11/11/2025) dan menyebabkan uang tunai sebesar Rp4,6 miliar ludes dilahap api.
Insiden tragis ini terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Binuang, saat kendaraan operasional milik bank tengah mengantarkan uang untuk pengisian mesin ATM di wilayah Mamuju.
Kebakaran berlangsung cepat dan membuat warga sekitar panik, sementara seluruh isi mobil tak sempat diselamatkan.
Api Tiba-Tiba Muncul dari Mesin, Sopir dan Petugas Panik
Menurut keterangan Andi Rahman, sopir mobil pengangkut uang tersebut, kebakaran bermula saat mobil melaju dengan kecepatan sedang.
“Tiba-tiba dari mesin depan keluar asap tebal. Saya langsung berhenti, tapi begitu buka kap, api langsung menyambar,” ujar Andi dengan wajah pucat.
Ia bersama dua petugas keamanan bank mencoba memadamkan api dengan alat pemadam yang tersedia di mobil.
Namun, api sudah terlanjur membesar dan menyebar ke bagian belakang tempat penyimpanan uang.
“Semuanya terjadi sangat cepat, mungkin hanya dua menit sudah terbakar total,” katanya.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu sempat membantu, tetapi kobaran api terlalu besar.
Tak lama kemudian, mobil pun terbakar habis disertai ledakan kecil dari bagian tangki bahan bakar.
Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
Kapolres Polewali Mandar, AKBP Rudi Hartono, mengonfirmasi bahwa mobil pembawa uang milik bank BUMN tersebut membawa uang tunai senilai Rp4,6 miliar untuk pengisian sejumlah ATM di wilayah Sulawesi Barat.
“Seluruh uang hangus terbakar, dan tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujar Rudi kepada awak media.
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga kuat disebabkan korsleting listrik pada bagian mesin mobil.
“Tidak ditemukan tanda-tanda sabotase atau tindak kriminal. Murni karena kerusakan teknis,” jelasnya.
Ia menambahkan, tiga orang di dalam mobil berhasil menyelamatkan diri tanpa luka serius.
Kendaraan kini diamankan di halaman Polsek Binuang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh tim forensik kendaraan.
Pihak bank juga telah menerima laporan resmi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta asuransi untuk proses penanganan kerugian.
Baca Juga : Babinsa Koramil 1431-03/Poleang dan Warga Polewali Gotong Royong
Warga Heboh, Video Kebakaran Viral di Media Sosial
Kebakaran mobil pengisi ATM di Polewali Mandar sontak menarik perhatian warga sekitar.
Banyak pengendara berhenti di lokasi untuk melihat kobaran api yang melahap seluruh bagian mobil.
Sejumlah warga bahkan merekam kejadian itu dengan ponsel mereka.
Dalam hitungan jam, video kebakaran menyebar luas di media sosial, khususnya X (Twitter) dan Instagram, disertai berbagai komentar simpati.
“Sayang sekali, uangnya banyak banget, semoga nggak ada korban,” tulis salah satu pengguna Instagram.
Beberapa warga juga menyoroti kurangnya kesiapan armada pengangkut uang dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran.
Menurut saksi mata, mobil tersebut sempat mengeluarkan asap beberapa menit sebelum akhirnya terbakar.
“Dari jauh sudah kelihatan berasap. Waktu sampai di sini, apinya sudah besar,” ujar Rafiuddin, warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran tiba sekitar 20 menit kemudian dan berhasil memadamkan api, namun seluruh isi mobil sudah hangus.
Evaluasi Keamanan Operasional Mobil Pengangkut Uang
Kebakaran mobil pengisi ATM Bank BUMN di Polewali Mandar menjadi pengingat pentingnya evaluasi sistem keamanan kendaraan pengangkut uang.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material mencapai miliaran rupiah.
Pihak bank berjanji akan memperketat prosedur perawatan kendaraan operasional dan memastikan setiap mobil dilengkapi dengan alat pemadam berkapasitas besar serta sistem deteksi dini kebakaran.
Sementara itu, polisi mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan video kebakaran secara berlebihan di media sosial demi menghormati proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Insiden ini menjadi pelajaran berharga bahwa keselamatan dan pencegahan harus menjadi prioritas dalam setiap operasional pengangkutan uang berisiko tinggi.
